Lhokseumawe – Dalam upaya memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat menjelang hari raya Idul Adha, Inspektorat Kota Lhokseumawe menurunkan Tim Inspektur Pembantu I (Irban I) untuk melakukan inspeksi langsung ke Pasar Inpres yang terletak di Desa Tumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe pada tanggal 18 Mei 2026.
Langkah ini diambil sebagai bentuk monitoring dan evaluasi terhadap pengendalian inflasi harga kebutuhan pokok sekaligus memantau secara berkala pergerakan harga komoditas penting yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga. Kegiatan ini di lokasi pasar, tim dari Irban I menyisir area perdagangan dan berdialog langsung dengan sejumlah pedagang eceran maupun grosir. Fokus pemantauan ini tertuju pada harga dan ketersediaan beberapa bahan pokok penting, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, bawang merah, daging, serta telur ayam.

Inspektur Pembantu I bapak T. Azwarhi, S. Ag beserta tim dari Irban I yang terdiri atas Mardani, SE sebagai pengendali teknis, kemudian Samsul Bahri, ST sebagai Ketua Tim dan Nindya Suhani sebagai Anggota Tim, menjelaskan bahwa inspeksi lapangan ini merupakan fungsi pengawasan guna memastikan persediaan dan kestabilan harga atas barang kebutuhan pokok pada pasar apalagi mengingat sebentar lagi kita akan menyambut hari raya Idul Adha 1447 H.
Berdasarkan hasil pemantauan Tim Irban I di Pasar Inpres, secara umum ketersediaan bahan pokok di Kota Lhokseumawe saat ini terpantau aman dan mencukupi. Meskipun ditemukan adanya fluktuasi harga namun secara keseluruhan kondisinya dinilai masih dalam batas kewajaran.
Data riil dan temuan yang dikumpulkan oleh Tim Irban I dari Pasar Inpres Tumpok Teungoh ini nantinya akan dilaporkan kepada Inspektur Kota Lhokseumawe untuk diteruskan sebagai bahan evaluasi penting bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Melalui kegiatan inspeksi berkala ini, Inspektorat Kota Lhokseumawe menegaskan kembali komitmennya dalam mengawal kebijakan pemerintah daerah demi menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat. Warga juga diimbau untuk tetap tenang dan berbelanja dengan bijak, karena pemerintah daerah terus memantau dan memastikan stok pangan di Lhokseumawe tetap terpenuhi.
